Mungkin penjelasan singkat tersebut masih membuat kita bertanya-tanya, lho bukanlah GOOGLE sudah seperti itu ? dan sebagainya. Sebelum menjawab pertanyaan tersebut saya akan sedikit membahas tentang dua istilah metode dalam pencarian yaitu literal search dan semantic search,:
1.Pencarian Literal yaitu mencari kata yang tepat sama dengan seperti apa yang dituliskan pada kolom pencarian dan menampilkan hasil pencarian, apakah file, halaman Web, produk, atau atau informasi lainnya meskipun terkadang isinya tidak relevan atau tidak menjawab atas apa yang kita cari. Pencarian Literal adalah apa yang kita paling akrab dengan hari ini , sebagian karena itu yang paling mudah untuk komputer untuk melakukan.
2.Pencarian semantik berbeda dari pencarian literal dalam dua cara. Pertama, pencarian semantik mencoba untuk memahami apa yang pengguna meminta dalam mesin pencari dengan menempatkannya dalam konteks melalui analisis istilah query dan bahasa. . Kedua, hasil yang ditampilkan nantinya bukan berupa sebuah file, halaman Web, atau sejenisnya, namun pencarian semantik mencoba untuk memberikan jawaban langsung untuk pertanyaan. Jika Anda mencari pada sebuah mesin pencari yang sudah menggunakan metode pencarian semantik “Kapan Pluto ditemukan?” Jawaban yang akan muncul adalah “Pluto ditemukan pada tanggal 18 Februari 1930 oleh Clyde Tombaugh” di mana sebuah mesin pencari yang masih menggunakan metode literal hanya akan menampilkan halaman Web yang berisi kata “menemukan “dan” Pluto. “
Dengan penjelasan diatas mungkin anda sudah ada sedikit gambaran tentang alogaritma terbaru GOOGLE nantinya. Menurut Amit Sighal, Mesin pencari GOOGLE akan nampak lebih mirip dengan istilah bagaimana manusia bisa memahami dunia. Di bawah perubahan yang akan terjadi nanti, orang yang mencari “Pluto” atau “Tentang Pluto” akan mendapatkan hasil pencarian, seperti lokasi pluto, jarak pluto dengan bumi, suhu rata-rata di pluto, dsb.
Lalu apakah perbedaan secara nyata Semantic Search dengan Metode yang GOOGLE gunakan sekarang ?
Mungkin banyak yang berpikir jika metode semantic search tersebut sudah mirip dengan metode pencarian yang GOOGLE gunakan saat ini. Karena nampaknya sama saja dengan GOOGLE lebih mengutamakan fresh content untuk hasil pencariannya yang sudah GOOGLE terapkan sekarang. Untuk lebih memahami pencarian tersebut kita bisa menggunakan perbandingan website yang sudah menggunakan metode semantic dengan GOOGLE saat ini.
Anda bisa mengunjungi website yang beralamat di http://www.wolframalpha.com lalu coba anda masukkan kata pencarian “population mexico” dan “population mexico city” pada wolframalpha.com dan pada google.com hasil yang didapat tentu berbeda dimana mesin pencari yang menggunakan semantic search memberikan hasil yang sangat relevan dengan data-data lengkap sedangkan GOOGLE masih memberikan hasil yang terdapat hasil pencarian yang tidak relevan dimana hasil yang diberikan oleh GOOGLE masih mencakup populasi keseluruhan mexico ketika kita mencoba mencari lebih detail untuk populasi hanya di kota mexico saja.
Artikel 
7 komentar:
Wah aku kok bingung bacanya gan hehehe apa itu terjemahan. . .?
Iya gan,
wahh.. jadi tahu kata semantic dari abang nih...sip bang tutor info google searchnya...saya suka banget
ooo gitu ya bang cara google men-search enginenya... saya jadi ngerti nih bang...
sip dan semangat tuk abang ya
wah bisa semakin mantap ni google, dan kita harus blelajar juga agar blog kita bisa di tangkap oleh sistem sematic? ato cuma jawabanya aja kata agan? ga muncul blognya?
wah gan, sedikit OOT ni, katanya mau tukerang link. ko link saya belum terpasang di sini kayanya? mohon pencerahanya..
izin nyimak ja gan.. meskipun gak ngerti sama sekali
Poskan Komentar
Doakan untuk launchingnya BELAJAR BLOGGER MASTER DOT COM agar bisa bermanfaat.
"Thanks telah mampir dan Berkomentar Disini, yo kita saling vote dan comment"